Ulasan cerita "Bawang merah & Bawang putih"

Cerita ini berjudul Bawang Merah & Bawang Putih. Kisah ini sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Bawang Merah & Bawang Putih ditulis ulang oleh Dian Aprilia Dewi,dan diterbitkan oleh Elex Media Komputindo. Kisah ini mengandung amanat yang bisa dicontoh oleh pembacanya. Bawang Merah & Bawang Putih memiliki tema kebencian terhadap saudara dan kebaikan yang menghasilkan keberuntungan.

Cerita rakyat ini memiliki 4 tokoh di dalamnya, yang pertama adalah Bawang Putih sebagai pemeran utama. Bawang Putih memiliki sifat yang rajin dan sabar. Tokoh yang kedua adalah Bawang merah sebagai tokoh tambahan, berperan sebagai saudara Bawang putih. Bawang merah memiliki sifat pemalas dan semena mena. Tokoh yang ketiga adalah Ibu tiri dia adalah Ibu Bawang merah. Ibu tiri ini adalah istri ke 2 dari ayah Bawang putih.Dia memiliki sifat yang jahat dan pilih kasih. Tokoh yang keempat adalah Nenek tua,beliau memiliki sifat yang baik dan lembut.

Jalan Cerita dibuka dengan Bawang Putih yang sedang disuruh Oleh lbu tirinya untuk menyucikan baju Bawang Merah dan Bajunya. Pada saat itu Ibuiri dan Bawang Merah hanya bersantai dirumah tanpa memikirkan Bawang Putih. Bawang Putih pergi ke surga untuk mencuci baju mereka, melewati sawah dan pepohonan. Dia mulai mercuci di aliran air yang ada di sungai. Arus Sungai Sangat deras dia tidak sadar dengan kejadian itu. Beberapa baju Ibu tiri mulai hanyut di aliran sungai.

Bawang Putih mengejar baju lbu tirinya karena takut Ibunya akan marah. Dia mengejar kesulitan karena banyaknya bebatuan di udara, dia bertemu dengan Nenek Tua. Terlihat baju Ibu tiri sedang dijemur Oleh Nenek tua itu. Bawang Putih membantu membersihkan rumah itu sebelum meminta Baju Ibu tiri. Nenek terpukau dan memberi ke labu labu. Bawang Putih hanya Memilih labu kecil. Nenek itu berpesan membukanya Saat sudah dirumah. Bawang Patih Pulang membawa labu itu. Sesampainya di rumah Bawang Putih membuka labu itu, betapa terkejutnya dia, isi dari labu itu adalah emas dan perhiasan, Ibu tiri terkejut lalu bertanya Bagaimana Bawang Putih bisa mendapat labu itu.

Bawang Putih menjelaskan dengan runtut. Bawang Merah iri dan mencoba melakukan hal yang sama seperti yang dijelaskan oleh Bawang Putih. Tetapi Bawang Merah tidak Ihklas menjalankannya. Tiba Nenek tua menyiapkan 2 labu untuk dipilih Bawang Merah. Dia memilih labu yang paling besar berharap labu itu berisi emas. Nenek berpesan untuk membuka labu itu dirumah tetapi karena tidak sabar, Bawang Merah membukanya di tengah jalan. Dia terkejut labu tersebut berisi binatang yang menjijikan.

Menurut Saya cerita ini Sangat bagus. Penulis bisa membuat kita seolah-olah melayang Suasana dan merasa kesal, tokoh tokoh memiliki Sifat yang sangat sangat ter lihat di dalam cerita yang ada di cerita ini. Pesan moral yang ada dalam cerita ini adalah Jujur dan sabar jika selalu dilakukan Membawa kita ke arah kebaikan, Dan Selalu menggabungkan pesan dari orang lain karena mungkin saja untuk kebaikan diri sendiri.

Comments

Post a Comment